|
Episode 49 Dewi SUTET-Wati Nyosor Raden Lesmana |
|
Ditulis Oleh Sujiwo Tejo
|
|
Minggu, 25 Juli 2010 |
|
Nduk satu dua kabupaten di Jawa Timur ada perempuan manjat menara listrik tegangan ekstratinggi. Di Jawa Tengah, di satu dua kabupaten, sama. Di sana gitu juga. Ada perempuan...duduuuuuk lama-lama di atas rangka baja tinggi. Matanya kosong. Kayaknya mau bunuh diri. Dan perempuannya sama. Orangnya itu-itu juga. Pindah-pindah. Cuma seorang. Wereng juga melanda sawah-sawah padi dua provinsi itu, tapi nggak cuma sewereng. Itu yang membikin ponokawan Bagong bingung. Kenapa hama padi yang mengancam dua musim panen ke depan itu jumlahnya banyak, jutaan? Tapi kok perempuan yang pindah-pindah menara, yang entah putus ekonomi entah putus cinta itu, jumlahnya cuma satu. Yang berbeda-beda cuma pengakuan tentang jati dirinya. Kepada Petruk, perempuan berambut kusut-masai itu bilang dia dulu kerja di Kebun Binatang Surabaya. Kalau ndak salah tugasnya di kandang macan. Suatu hari anaknya yang masih taman kanak-kanak oleh gurunya disuruh ngitung, berapa kerugian akibat macet saban hari gara-gara jalan dikosongkan untuk perjalanan presiden PP Cikeas-Istana. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
AREA 81 Festival Harian Kesenian Kota |
|
Ditulis Oleh Sujiwo Tejo
|
|
Senin, 12 Juli 2010 |
|
Diunggah Oleh ARAGOS Banyak sekali kata-kata yang kesannya kita udah sama-sama ngerti padahal mungkin makna itu belum kita sepakati beneran. Kata "cinta" salah satunya. Apakah cinta itu kedok kebencian? Atau di dalam cinta sebenarnya terkandung kasih-sayang dan pendaman dendam, sehingga dahulu Diana Nasution mempopulerkan Benci tapi Rindu? Kata "kesenian" yang kerap disebut-sebut sebagai ekspresi cinta pun seperti itu. Hampir seluruh manusia sepakat Oh My Love-nya The Beatles itu kesenian, sebagaimana Melati dari Jayagiri-nya Iin Bimbo dan lain-lain. Tapi apakah seorang perempuan yang tengah malam tersedu sendirian di antara gerimis lampu stopan Ibukota bukanlah suatu kesenian? |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wayang Pasir - Ulang Tahun BNI 46 ke 64 |
|
Ditulis Oleh ARAGOS
|
|
Senin, 12 Juli 2010 |
|

Wayang Pasir (Sujiwo Tejo, Fauza, Bintang Indrianto, Suntendri Yusuf, Kiki Dunung) |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Seminar Nasional UPI, 19 Juni 2010 |
|
Ditulis Oleh ARAGOS
|
|
Senin, 12 Juli 2010 |
|
 |
|
|