Wayang Twit

Wayang Twit: #Bisma

7,131 Views

STcartoon1Bisma semula bernama Dewabrata artinya irang yang sangat dikasihi oleh para Dewa. Puja puji para Dewa. Ia berganti nama Bisma yang berarti menggembarkan, karena alam semesta gempar mendengar sumpah wadatnya malam itu.

“Atas izin Jancukers.. Aku akan bercerita tentang Bisma… Dro dog dog dog… bumi gonjang ganjing langit kelap kelip”

Tahukah kau apa arti Bisma?

Bisma semula bernama Dewabrata artinya irang yang sangat dikasihi oleh para Dewa. Puja puji para Dewa. Ia berganti nama Bisma yang berarti menggembarkan, karena alam semesta gempar mendengar sumpah wadatnya malam itu.

Dewabrata esoknya akan dilantik menjadi Raja Astina menggantikan Santanu,, tiba-tiba datang seorang perempuan dari hutan membawa anak Santanu lainnya. Perempuan itu berkata, “ Ingat siapakah sulu yang mengobati Prabu Santanu ketika terluka berburu di hutan? Akulah, dan ini putramu.”

“ O Prabu Santanu, setelah pengobatan itu Paduka bertitah ayo mintalah apapun dan aku akan penuhi. Tapi hamba ketika itu tidak meminta apa-apa.. Kita hanya senggama waktu itu, dan inilah putramu” tambah perempuan itu.

Santanu: “ Lantas apa permintaanmu?”

Perempuan: “ Jadikan dia raja.”

Dewabrata: “ Ayah, Prabu Santanu, aku tahu ayah sangat mencintaiku. Apalagi sejak kecil aku tanpa ibu. Ayah yang telah membesarkan aku. Tapi sabda kesanggupan Ayah kepada Perempuan hutan in juga tidak bisa dicabut, karena Engkau seorang Raja,, bicara sekali jadi tidak bisa diralat.”

“Ayah, upacara penobatanku besok selaku raja sudah dipersiapkan. Hulubalang sudah siaga. Tapi aku relakan tahtaku untuk adik kandungku ini” tambah Dewabrata.

Ooo..awan berarak dingin tak terkira.. Raja Santanu makin tersayat-sayat mendengar kerelaan anaknya tercinta melepas tahta. Maka, malam itu telah ditetapkan adik lain ibu Dewabrata (bukan adik kandung, ralat) sebagai raja, tetapi ibunya menyergah.

Kata perempuan itu, “ Aku percaya pada ketulusan Bisma menyerahkan tahta Astina pada adik tirinya, yaitu anakku, tapi bagaimana dengan anak-anak Bisma?”

Menginang pun belum merah, meludah pun belum kering, saat itu juga Bisma saking cintanya kepada Sang Ayah spontan bersumpah Brahmacarya.

Sumpah Brahmacarya adalah sumpah Dewabrata untuk tidak kawin sepanjang masa. Semesta gempar lantas ada Akosowakyo.

Akosowakyo adalah suara langit yang menamainya BISMA, menggemparkan, dan atas izin Prabu Santanu, Dewa member anugerah Swacandomarono.

Apa Swacandomarono? Itulah Aji yang membuat Bisma menjadi satu-satunya tokoh yang hanya bisa mati atas kemauannya sendiri.

“Kenapa akhirnya Bisma bersedia mati? Karena dia melihat perempuan yang amat dicintainya, Dewi Amba, pada diri Srikandi.

“Bagaimana Bisma dilahirkan oleh Dewi Gangga, dan bagaimana kisah asmaranya dengan Dewi Amba..? ntar-ntar aku certain yaa… END cuuuuuk…”