|
AREA 129 Lain Mobil Lain Belalang ... |
|
Ditulis Oleh ARAGOS
|
|
Selasa, 04 September 2012 |
|
Diunggah Oleh ARAGOS Namanya sama-sama Baim. Satunya Baim Wong satunya Baim aktor cilik yang sedang naik daun. Dua-duanya sama menjadikan mobilnya sebagai rumah kedua. Saya pernah masuk ke mobil Baim Wong. Wah lengkap, deh. Ada sajadah, tempat tidur dan lain-lain sampai beberapa rak untuk cemilan. Mobil Baim cilik nyaris begitu pula, walau lebih full mainan. Intinya, bagi mereka, mobil adalah tempat yang baik untuk melewati menit-menit penantian. Tapi pekerjaan yang lebih banyak nunggu-nya kan tak cuma syuting? Maka orang-orang dari profesi lain pun tak sedikit yang menjadikan mobilnya sebagai waiting room hidupnya. Ada juga yang menjadikan mobilnya laksana treadmill. "Saat saya nyetir," kata teman saya, "saya seperti bisa melarikan diri dari rutinitas pekerjan dan problem rumah tangga." |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wayang Durangpo Episode 157 "Halal bil Halal ala Prabu Kresna" |
|
Ditulis Oleh Sujiwo Tejo
|
|
Minggu, 19 Agustus 2012 |
|
Anaknya Cangik, yaitu Limbuk, perawan tua yang tak tamat SD, selalu punya masalah ambek pergaulan. Bahan baku keluhan Cangik setiap ketemu ponokawan Gareng mesti iku-iku wae, yaitu perkoro Limbuk yang koncoannya selalu ndak tepak.
"Sudah ta' larang dia itu gaul ambek gengnya Rahwana, Kang Gareng, eh masih saja Limbuk itu ngintil ke mana-mana," keluh Cangkik si ponokawan perempuan bertubuh kerempeng. "Lha apa salahnya anak Sampeyan lebur dengan kaumnya Rahwana? Mbok hidup itu jangan membeda-bedakan manusia. Jangan SARA ah." "Sebenulnya eh sebetulnya bukan lantaran si Paijo itu gerombolannya Rahwana. Tapi lantaran Paijo itu orang partai. Aku ndak sukak wong Partai pulitik...Gayane iku suka hek-metekeh..." Cangik sambil menepuk-nepuk keningnya. Gareng mulai menghibur Cangik. Dibilangnya bahwa ndak semua orang partai begitu. Juga dibilangnya bahwa pengalaman Cangik bukan satu-satunya. Banyak sekali yang oleh orang dekatnya dinilai salah gaul. Padahal yang sedang melakukan ndak merasa salah kekancan. Cocok-cocok saja. "Ndak usah jauh-jauh. Istriku sendiri, Dewi Sariwati, sebenernya jembek kalau lihat saya tiap hari ngobrol mbarek Mbilung," Gareng mulai curhat.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
AREA 128 Datangi Jugalah Dirimu Sendiri ... |
|
Ditulis Oleh Sujiwo Tejo
|
|
Senin, 06 Agustus 2012 |
|
Diunggah Oleh ARAGOS Saya punya teman. Orang Yogya. Dia tak saja pernah mengunjungi air terjun Niagara. Bahkan eloknya ladang-ladang anggur di antara Niagara-Toronto pun ia kenal dan hapal dengan sangat baik. Tapi ia tak pernah tahu air terjun Sri Gethuk di sekitar kotanya, Gunungkidul. Mendengarnya saja mungkin baru dari saya. Saya pun punya teman. Orang Jakarta. Setiap liburan ia melancong bersama keluarganya ke mana-mana. Ia pernah BBM-an dari kota eksotis Alexandria Mesir persis sebelum revolusi terbaru berlangsung di negeri Piramida itu. Terus ke wilayah antara Laut Hitam dan Laut Tengah. Dia ke Konya, ke makam sufi abad ke-13 Jalaluddin Rumi di Turki. Lalu ke India. Rusia... Ah hampir seluruh belahan dunia... Liburan tahun ini waktu mereka habiskan di menjelang Kutub Utara. Saya dioleh-olehi mereka topi koboi dari Alaska. Seneng juga sih saya, tapi di Indonesia sendiri mereka tahunya cuma Bali. Ke Tana Toraja, ke Danau Toba, Bunaken, Telaga Tiga Warna dan lain-lain mereka tak pernah pergi. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh ARAGOS
|
|
Sabtu, 25 Pebruari 2012 |
|
Lirik dan Lagu: Sujiwo Tejo Aransemen: Bintang Indrianto  |
|
Selengkapnya...
|
|
|